Assalamu’alaikum wrwb

Ah, ini cuma iseng aja, tapi siapa tahu dan insyaAllah bermanfaat untuk sebagian orang yang: pertama, doyan makan daging tapi sulit dapetin yang halal di Korea (negeri lain-pun) atau ada masalah dengan kesehatan kalau terus-terusan makan daging; kedua, tidak bisa makan daging karena ada masalah psikologis (hehe) apa tuh?. Tapi beneran banyak juga yah, yang ‘ga bisa’ makan daging atau daging tertentu seperti kambing, atau kerbau (baca: kebo). Padahal makan daging itu… “enaknyeu…!” (mode: gaya ipin n upin makan ayam) 🙂

MasyaAllah! Tentu ada juga lho, kerugian makan daging:

1. Daging tidak mengandung serat
Serat membantu sistem pencernaan dalam tubuh. Tanpa serat, tubuh berisiko tinggi terhadap penyakit tertentu seperti kanker dan masalah jantung. Itu sebabnya banyak orang yang makan daging tanpa diimbangi dengan pola hidup sehat lainnya, mendapat risiko tinggi menderita kanker.

2. Tinggi lemak jenuh
Lemak jenuh tentu saja tidak baik untuk kesehatan. Ini merupakan musuh utama bagi pembuluh darah dan jantung. Hasilnya, banyak orang yang mengalami penyakit kardiovaskuler karena kebiasaan makan daging.

3. Tinggi nitrat dan garam
Daging olahan seperti bacon, hot dog, ham dan lainnya sangat buruk untuk kesehatan. Daging tersebut dapat membawa efek negatif jangka panjang karena banyak mengandung nitrat dan garam sebagai pengawet. Kandungan tinggi nitrat dan garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan memicu penyakit-penyakit kardiovaskuler seperti jantung dan stroke.

Dan.. solusinya adalah makan tumbuhan (vegetable). Tapi.. rasanya beda banget yah.. daging dibanding sayuran. Subhanallah! Teknologi dan inovasi yang dilakukan manusia begitu pesatnya, hingga masalah yang kita bicarakan ini pun ada pilihan solusi lainnya yang tentu saja lebih baik dan ‘memuaskan’ para pecinta dan pengigit daging.

Saya menyebutnya: “Daging-dagingan”. Adalah makanan yang dibuat dan direkayasa sedemikian rupa menyerupai mulai dari daging ayam, daging sapi, sosis sapi, sosis ayam hingga steak dan baso. Bahannya 100% vegetable, seperti utamanya berbahan kedelai. Selain itu ada juga glucomannan, yang merupakan poli-sakarida yang larut di air, dapat disebut juga serat tumbuhan. Bahan lainnya seperti jagung, gandum, jamur, kacang-kacangan atau biji-bijian yang diambil kandungan proteinnya.

Dengan manfaat yang sama baiknya seperti diperoleh dari daging (asli), daging-dagingan ini adalah pilihan yang solutif dan layak dicoba. Soal rasa walau tak seenak daging beneran, tapi jelas enak. Selain itu kenyal dan tampangnya sudah mirip. Nah, ga ada salahnya untuk mencoba. Sekalian bisa sambil tafakur akan kehebatan Sang Pencipta yang memberikan kesempatan pada manusia untuk merekayasa dan bersyukur atas semua itu.

Berikut ini contoh-nya:

Bukan promosi yah.. tapi provokasi. Lha!

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaiakum wrwb.

Urusan dapur – IMUSKA

Wadah Muslim Indonesia untuk berkreasi dan bertaqwa

***

Referensi:

www.suaramedia.com

www.vegefood.co.kr

www.muslimvillage.com

www.wikipedia.org

Comments

Leave a Reply