Menjadi seorang mahasiswa asing khususnya seorang muslim mencari makanan halal adalah salah satu kendala yang paling lumrah terjadi di Korea yang notaben penduduknya bukan orang islam. Untuk mengatasi hal tersebut salah satunya adalah memasak. Memasak menjadi solusi kami mahasiswa muslim karena selain bisa makan tanpa khawatir kehalalannya tapi juga bisa menghemat pengeluaran setiap bulannya. Di kampus kami kebetulan pihak kampus menyediakan dapur khusus mahasiswa asing karena hampir semua mahasiswa asing tinggal di asrama kampus.

Spesialnya dapur umum untuk mahasiswa asing ini meskipun dapur ini digunakan khusus untuk semua mahasiswa asing tapi pihak kampus mengijinkan kami yang mahasiswa muslim untuk memisahkan keperluan memasak agar tidak terkontaminasi dari yang haram agar tetap terjaga kebersihannya. Mulai dari alat makan seperti sendok, piring, dan perabotan lainnya pihak kampus memberikan kebebasan kami untuk memisahkannya.

Dapur ini available setiap Senin-Jumat mulai dari pukul 09.00am-08.00pm sesuai dengan jadwal ibu penjaga ruang foreigner students service center. Karena letak dapur ini bersatu dengan ruang tersebut. Ruang ini memiliki tempat makan yang bisa dibilang luas dengan banyak meja makan.

Dapurnyapun tidak kalah cukup luas untuk digunakan banyak orang. Fasilitas dapur ini juga tergolong lengkap mulai dari kulkas yang besar dan luas, kompor yang luas, juga berbagai alat masak electronic lainnya seperti rice cooker, blender, toaster, microwave tersedia di dapur ini.

Keterangan bahwa alat yang hanya bisa digunakan muslimpun tertera jelas di setiap bagian dengan bantuan bahasa lain untuk mahasiswa asing lainnya.

Karena tempatnya nyaman hampir tiap minggu kami mahasiswa muslim masak dan makan bersama di tempat ini.

Jadi buat teman-teman muslim yang ingin bersekolah di Korea jangan terlalu khawatir untuk masalah makanan karena setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya selama kita mau istiqomah bersama.

Gita,
Sastra Korea, Kyungnam University, 2018

Leave a Reply