بيسم الله الرحمن الرحيم

27 Muharam 1432 atau 2 January 2011, putihnya salju menjadi saksi turunnya cahaya Allah di Korea Selatan. Tepatnya cahaya itu turun di kawasan kota kecil Uijeongbu (의정부). Sekitar 40-60 menit dari kawasan kota Seoul (서울).



Dulunya gedung itu digunakan sebagai gereja, namun setelah tak aktif lagi dan kemudian ditutup … dan Allah SWT melalui hati, fikiran, harta dan

tenaga Muslim Indonesia yg berjuang mencari nafkah di Korea dengan menjadi ‘pahlawan devisa’ telah mengubahnya menjadi sebuah Mushola. Allah menyatukan hati mereka dalam sebuah wadah bernama Ikatan Keluarga Muslim Indonesia – Uijongbu “Al-Ikhlas”, untuk sebuah tujuan: memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada-Nya dan berdakwah.

Siang itu sekitar 40 Muslim Indonesia berkumpul untuk acara peresmian berupa penyerahan dokumen simbolis dari Mas Arifin sebagai ketua KMI (Komunitas Muslim Indonesia di Korea), yang merupakan gabungan pengurus-pengurus Mushola dan Masjid Muslim Indonesia di Korea, kepada Mas Suryanto sebagai ketua Al-Ikhlas. Keceriaan menyembur, kehangatan menyelimuti dan pancaran ketaqwaan menebar harapan.

Acara diisi dengan taushiyah tentang fungsi Masjid bagi Muslimin yang disampaikan oleh Ust. Rahayu Abdullah yang merupakan salah satu dewan pembina IMUSKA yang sudah sangat dikenal dengan sepak terjangnya dalam membina Muslim Indonesia di Korea.

Orang Indonesia memang terkenal dengan keteguhannya memegang tradisi, dalam hal ini tumpengan hanya sebatas memperindah hidangan yg rasanya luar biasa enak dan ‘Indonesia banget’ untuk memuliakan para tamu undangan dan jama’ah lainnya. Suasana makan siang sebagai penutup acara menjadi meriah dan penuh suka cita.

Foto-foto memang telah menjadi kesukaan semua orang ^_^. Sekalian untuk kenangan karena Ust. Rahayu telah meraih gelar Doctornya dan akan pulang ke Indonesia. 🙁

Cahaya (hidayah dan fasilitas ketaqwaan) telah Allah turunkan, kini tinggal kita sambut dan syukuri ini. Mushola ini bukan hanya milik Muslim Indonesia di Uijeongbu, tapi milik Ummat seluruhnya. Tanggung jawab memakmurkannya ada di pundak semua Muslim yang diberi kemudahan untuk melakukannya.

Kami yakin teriakan takbir ‘Allahu akbar’ yang saat itu diteriakan semua  jama’ah, insyaAllah akan tetap menjadi kekuatan Muslim Indonesia di Uijeongbu, Seoul, Incheon, Suwon dan lainnya yang bisa berkunjung atau berkontribusi ke Mushola Al-Ikhlas.

Semoga Allah memudahkan kita semua dalam urusan memakmurkannya, amin.

Jazakumullah khair.

aa@imuska