Dengan datangnya bulan Ramadhan 1436H, seluruh muslim di penjuru dunia menyambutnya dengan penuh suka cita. Termasuk kami, IMUSKA, yang berada di Korea Selatan. Walau masa puasa yang lebih panjang (17 jam), dalam sengatan mentari musim panas, dan sebagai minoritas di negeri orang, semua itu tidak mengurangi semangat kami untuk mengarungi puasa dengan capaian terbaik.

Salah satu upaya kami untuk mengisi Ramadhan adalah dengan bersilaturahim dengan saudara-saudara kami di berbagai kota. Selain untuk semakin mengenal mereka, kami berharap bisa saling menyemangati satu dengan lainnya agar kami bisa menjalankan Ramadhan terbaik kami. Salah satu program unggulan IMUSKA untuk Ramadhan kali ini adalah Buka Puasa Keliling Bersama IMUSKA.

Potong Tumpeng
Potong Tumpeng

Program ini dimulai di Gwangju, salah satu kota terbesar di Korea Selatan yang terletak sekitar 4 jam perjalanan darat dari Seoul, ibu kota Korea Selatan. Bersama dengan kawan-kawan dari Chonnam National University (CNU) dan Gwangju Institute of Science and Technology (GIST), serta didukung oleh IKMIK (Ikatan Keluarga Muslim Indonesia Kwangju), IMUSKA mengadakan buka puasa di Students’ Center CNU.

Acara buka puasa selama Ramadhan ini dikoordinasikan oleh Azimil Alam, mahasiswa program master Kookmin University yang sering disapa dengan Aga. Sedangkan koordinator panitia lokal di Gwangju adalah Mafrur Rischan dan Wasis. Saat ini Rischan sedang menyelesaikan program master-nya dari CNU jurusan Computer Science, sementara Wasis merupakan salah satu sesepuh IKMIK.

Foto Bersama IMUSKA
Foto Bersama IMUSKA

Alhamdulillah sekitar 30 mahasiswa dan mahasiswi dari Gwangju dan sekitarnya berkumpul untuk mengikuti program buka puasa IMUSKA. Acara dibuka oleh Rischan (Mahasiswa program Master CNU), kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh mantan ketua IKMIK, yang akan pulang ke tanah air pada 4 Juli 2015. Acara kemudian dilanjutkan dengan sholat maghrib berjamaah. Setelah sholat berjamaah, para peserta menikmati makan malam. Acara ditutup dengan foto bersama, kemudian sholat Isya’ berjamaah dengan imam Mas Hilmy (mahasiswa PhD dari CNU).

Leave a Reply